Senin, 19 September 2011

MEWASPADAI ALIRAN AKI (AMANAT KEAGUNGAN ILAHI)

Sekarang muncul dipermukaan aliran Amanah Keagungan Ilahi [AKI] aliran ini mencoba menggabungkan semua agama sehingga anggotanya berasal dari berbagai agama. Sebenarnya aliran ini sudah dibekukan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi jawa Barat nomor : R.538/P2.3/Dsb.1/11/1993 bahkan KAJATI Jabar pada poin no 9 dalam surat tersebut menyatakan “ Dengan munculnya kembali ajaran Aliran “ Amanah Keagungan Ilahi [AKI] yang disebarkan oleh Moch. Syamsu beserta para pengikutnya, dengan ini diminta kepada Kajari yang belum melarang aliran tersebut agar mengambil langkah-langkah yang mengarah kepada pelarangan/pembekuan”


Amanah Keagungan Ilahi [AKI] adalah suatu ajaran yang dikembangkan oleh Moch. Syamsu atau dikenal dengan panggilan Aki Syamsu, pada tahun 1979 Moch. Syamsu mengembangkan Aliran Kepribadian di Jawa barat yang pada saat itu Moch. Syamsu berdomisili di Bandung, Aliran Kepribadian yang dikembangkan oleh Moch. Syamsu ternyata mencampur adukan antara beberapa agama/kepercayaan bahkan melakukan  praktek ajaran Aliran Kepribadian secara bersama-sama antara pemeluk Agama Islam dengan agama/kepercayaan lainnya, Kajati Jabar telah melarang Aliran Kepribadian diseluruh jawa barat berdasar SK nomor : Kep-45/K2.3/12/1979 tanggal 4 Desember 1979.

Pada tahun 1982 Moch. Syamsu pindah ke kab. Serang dan disana mengembangkan ajaran Taqwa yang ajarannya sama dengan ajaran Aliran Kepribadian, dan Kajari Serang  melarang aliran Taqwa tersebut dengan  SK nomor : Kep-002/K.2/22-2/82 tanggal 24 Pebruari 1982

Pada tahun 1991 Moch. Syamsu kembali menyebarkan ajarannya di kab. Subang dan Purwakarta dengan menggunakan nama Amanah Keagungan Ilahi [AKI] dibantu murid-muridnya yang ternyata ajarannya tidak berbeda dengan ajaran/aliran yang dikembangkan oleh Moch. Syamsu sebelumnya, Kajari Subang dan Kajari Purwakarta telah melarang ajaran Amanah Keagungan Ilahi [AKI] masih-masing dengan SK Kajari Subang nomor : Kep-01/K2.24/Dsk.3/5/91 tanggal 1 Mei 1991, dan SK Kajari Purwakarta nomor : Kep-525/K2.20.2/Dsk.3/5/1991 tanggal 30 Mei 1991.Dan ahirnya Kajati Jabar mengeluarkan Surat nomor : R.538/P2.3/Dsb.1/11/1993.

Menghadapi Aliran AKI harus hati-hati karena mereka licin dalam berstrategi, mereka selalu memperlihatkan sebuah wirid yang bertuliskan arab dan 12 tata tertib padahal didalamnya adalah benar-benar ajarannya menyimpang dari syari’at Islam. Mereka punya PROTAP yang dijadikan seolah-olah kitab suci, PROTAP ini disusun oleh Andreas salah seorang murid Moch. Syamsu ang sekarang menggantikan posisi Moch. Syamsu karena Moch. Syamsu sudah meninggal.

Ada juga murid Moch. Syamsu yang memisahkan diri dari kepemimpinan Andreas dan tidak menggunakan PROTAP seperti AKI yang dikembangkan oleh Kurnia Wahyu di Perumahan Parahyangan Kencana kab.Bandung dia tidak menggunakan bahkan menolak PROTAP dan lebih tandas lagi dia benci pada Andreas, tetapi semua ajaran yang dikembangkannya sama dengan isi PROTAP yang disusun Andreas karena Andreas menyusun PROTAP dari semua ajaran Moch. Syamsu  yang otomatis karena satu guru ajarannya ya sama, meskipun nama berbeda seperti yang dikembanmgkan oleh Syarif di Cisaranten kota Bandung dia mengembangkan KUMNAS [Kesejahteraan Ummat Madani Nasional] karena Syarif adalah murid Moch. Syamsu maka yang dikembangkannya juga itu-itu juga, sama-sama sesatnya.

Meski sudah di larang  ternyata sampai sekarang  ajaran AKI baik namanya AKI atau nama lain masih tetap ada bahkan berkembang tidak hanya di Jawa barat tetapi sudah menembus pulau Sumatra, AKI kubu Andreas untuk pulau jawa berpusat di Bandung dengan dipimpin oleh Fargana yang oleh masyarakat sekitarnya disebut Ust. Fargana karena dia pandai menyembunyikan diri dengan aktif di masjid dan melakukan aktivitas dakwah dibalik ajaran sesatnya, untuk Sumatra berpusat di Palembang dan untuk keseluruhan berpusat di Jakarta, untuk kubu Kurnia Wahyu dan Syarif berpusat di Bandung.

Ketua Komisi Fatwa MUI Sumsel, Drs KHM Lutfi Izzuddin yang didampingi sekretaris HM Abu Dzar dalam keterangan persnya kepada wartawan di Palembang, Rabu (2/12), mengatakan, hal ini berdasarkan data dan fakta yang ditemukan karena ajaran AKI meniadakan kewajiban shalat dan puasa bagi pengikutnya. Selain itu AKI tidak menjadikan Al Quran dan Sunnah sebagai sumber ajaran, melainkan hanya sebagai ajaran iman dari sumber ajaran, katanya.

Sehubungan itu MUI menetapkan ajaran AKI sesat dan menyesatkan dengan membuat surat keputusan fatwa nomor A-003/SKF/MUI-SS/XII/2009 tentang ajaran AKI. "Dengan adanya surat keputusan fatwa itu bila masyarakat mengikuti ajaran tesebut maka hukumnya haram," ujar dia.

Lebih lanjut dalam keterangan pers itu dikatakan, kepada mereka yang secara sadar atau tidak telah masuk dan mengikuti ajaran tersebut wajib segera bertaubat dan kembali kepada ajaran Islam yang benar. Fatwa MUI juga merekomendasikan untuk menghentikan segala bentuk aktivitas ajaran sesat itu. "Kemudian mendesak seluruh lapisan masyarakat terutama tokoh agama agar turut secara aktif menghentikan perkembangan AKI yang telah beredar di daerah ini," katanya menambahkan.

Menurut dia, hal ini berdasarkan pertimbangan bila membiarkan ajaran tersebut berkembang, maka akan berakibat pada keresahan bangsa sehingga dapat mengganggu kestabilan negara. "Fatwa ajaran AKI sesat itu ditetapkan hari ini, 2 Desember 2009," kata dia.

Pendiri Amanat Keagungan Ilahi adalah R. USMAN BIN H. HARUN (R. Usman) yang kemudian dikenal dengan nama AKI Muhammad Syamsoe, lahir di Bandung 14 September 1932 dan wafat di Jakarta pada tanggal 7 Juni 1995.

AKI Muhammad Syamsoe mulai menyebarkan ajaran sesat Amanat Keagungan Ilahi pada tahun 1973. Aliran sesat ini berkembang khususnya di Pulau Jawa, Sumatera.
Aliran Amanat Keagungan Ilahi Kemungkinan Besar Sesat Palembang, NU Online
Aliran Amanat Keagungan Illahi (AKI) yang tumbuh di Sumatra Selatan (Sumsel), kemungkinan besar sesat karena penyimpang dari agama Islam. Berdasarkan penelitian tim Majelis Ulama Indonesia (MUI) di lapangan AKI tersebut tidak mewajibkan pengikutnya shalat dan puasa sehingga ajaran itu menyimpang dari agama Islam, kata Ketua MUI Sumsel, Drs KHM Sodikun di Palembang, Selasa.

Bahkan, lanjut Ketua MUI Sumsel itu, masyarakat masuk AKI tersebut yang selama ini menunaikan shalat dan puasa ternyata setelah bergabung tidak lagi. Jadi aliran AKI tersebut diduga besar sesat karena tidak sesuai dengan kaedah agama Islam, ujar dia lagi.

Sehubungan itu pihaknya akan melaksanakan rapat koordinasi untuk membahas permasalahan AKI tersebut, dan bila rapat memutuskan aliran tersebut tidak sesuai dengan ajaran agama Islam maka akan dikeluarkan fatwanya, kata dia. Namun, lanjut dia, pihaknya tetap memberikan kesempatan kepada pengikut AKI tersebut supaya mereka kembali untuk menjalankan ibadah sesuai yang ditetapkan agama.

Bahkan, pengikut ajaran AKI itu akan diundang dan mereka nantinya diberikan penyadaran bahwa aliran tersebut tidak sesuai dengan kaedah agama Islam, ujar dia. Dikatakannya, bila pengikut AKI tersebut masih terus melaksanakan aktivitasnya maka permasalahan itu akan diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Bedasarkan informasi, pengikut AKI tersebut saat ini sudah sekitar 200 orang yang telah menyebar di kabupaten seperti Lahat, Muara Enim dan Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), tambah dia.

Pengikut Aliran "Amanat Keagungan Ilahi" Diminta Bertaubat

Palembang (voa-islam.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan (Sumsel) meminta para pengikut aliran Amanat Keagungan Illahi (AKI) segera bertaubat dan kembali kepada ajaran Islam yang benar. Hal ini disampaikan setelah dikeluarkan fatwa sesat untuk aliran ini.

MUI setempat menyatakan, berdasarkan data dan fakta yang ditemukan aliran AKI meniadakan kewajiban shalat dan puasa bagi pengikutnya. Selain itu AKI tidak menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai sumber ajaran.

”Kepada mereka yang secara sadar atau tidak telah masuk dan mengikuti ajaran tersebut wajib segera bertaubat dan kembali kepada ajaran Islam yang benar,” kata Ketua Komisi Fatwa MUI Sumsel Drs KH M. Lutfi Izzuddin, dalam keterangan pers, Rabu (2/12).

Kepada mereka yang secara sadar atau tidak telah masuk dan mengikuti ajaran tersebut wajib segera bertaubat dan kembali kepada ajaran Islam yang benar...
MUI Sumsel menyatakan aliran AKI sesat dan dilarang berkembang di daerah ini dengan membuat surat keputusan fatwa nomor A-003/SKF/MUI-SS/XII/2009 tentang ajaran AKI.

Fatwa MUI juga merekomendasikan untuk menghentikan segala bentuk aktivitas ajaran sesat itu dan mendesak seluruh lapisan masyarakat terutama tokoh agama agar turut secara aktif menghentikan perkembangan AKI yang telah beredar di daerah itu.

Menurutnya, hal ini berdasarkan pertimbangan bila membiarkan ajaran tersebut berkembang, maka akan berakibat pada keresahan masyarakat sehingga dapat mengganggu kestabilan negara. Wallohu A’lam bish-Showab

BERIKUT INI  KUTIPAN SURAT KEPUTUSAN


Kutipan Surat Keputusan :

KEJAKSAAN TINGGI JAWA BARAT
Nomor        : R-538/P2.3/Dsb.1/11/1993                   Bandung, 10 Nopember 1993
Bersifat      : Rahasia
Lampiran   : 1 (satu) berkas
Perihal       : Aliran Amanat Keagungan  Ilahi (AKI)                      
Kepada      : YTH. SDR. KEPALA KEJAKSAAN NEGERI / KEPALA CABANG   KEJAKSAAN NEGRERI SE – JAWA BARAT

Sehubungan akhir-akhir ini Kajati Jabar menerima laporan dari beberapa Kajari tentang kegiatan dari Aliran Kepercayaan Amanat Keagungan Ilahi (AKI), dengan ini kami sampaikan informasi dan petunjuk-petunjuk sebagai berikut :

1.   Amanat Keagungan Ilahi (AKI) adalah suatu ajaran yang dikembangkan oleh Sdr. MOCH. SYAMSU atau biasa dikenal dengan panggilan AKI SYAMSU.

2.   Pada tahun 1979 MOCH. SYAMSU mengembangkan Aliran “Kepribadian” di Jawa Barat yang pada saat itu yang bersangkutan berdomisili di Bandung.

3.   Aliran “Kepribadian” yang berkembang oleh MOCH. SYAMSU ternyata mencapur adukan antara beberapa agama/kepercayaan yaitu antara Islam dengan Hindu dan Kong Fu Tse bahkan melakukan praktek ajaran Aliran “Kepribadian” secara bersama-sama antara pemeluk Agama Islam, agama Hindu, dan Kong Fu Tse.

4.   Kajati Jabar telah melarang Aliran “Kepribadian” di seluruh Jawa Barat berdasarkan SK Nomor : Kep-45/K2.3/12/1979 tanggal 4 Desember 1979.

5.   Pada tahun 1982 MOCH. SYAMSU pindah ke Kabupaten Serang dan disana mengembangkan ajaran “Taqwa/Amanah Keagungan Tuhan”/”Pendekatan diri kepada Allah” yang ajarannya sama dengan ajaran Aliran “Kepribadian”.

6.   Kajari Serang telah melarang aliran “Taqwa”/”Amanah Keagungan Tuhan”/”Pendekatan diri kepada Allah” berdasarkan SK Nomor : KEP-002/K.2/22-2/82 tanggal 24 Pebruari 1982.

7.   Pada tahun 1991 MOCH. SYAMSU kembali menyebarkan ajarannya di Kabupaten Subang dan Kabupaten Purwakarta dengan menggunakan nama Amanat Keagungan Ilahi (AKI) dibantu oleh murid-muridnya/pengikutnya yang ternyata ajarannya tidak berbeda dengan ajaran/aliran yang dikembangkan oleh MOCH. SYAMSU sebelumnya.

8.   Kajari Subang dan Kajari Purwakarta telah melarang ajaran Amanat Keagungan Ilahi (AKI) masing-masing dengan SK Kajari Subang Nomor : KEP-01/K2.24/Dks.3/5/91 tanggal 1 Mei 1991, dan SK Kajari Purwakarta Nomor : KEP-525/K2.20.2/Dks.3/5/1991 tanggal 30 Mei 1991.

9.   Dengan munculnya kembali ajaran Aliran “Amanat Keagungan Ilahi” (AKI) yang disebarkan oleh MOCH. SYAMSU beserta para pengikutnya, dengan ini diminta kepada Kajari yang belum melarang aliran tersebut agar mengambil langkah-langkah yang mengarah kepada pelarangan/pembekuan dengan tetap berpedoman kepada Distrubusi “W” Kejaksaan diseluruh Indonesia Nomor : B-907/D.1/7/1981 tanggal 30 Juli 1981 perihal pelarangan/pembekuan aliran kepercayaan, dan hasilnya dilaporkan dengan segera kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

 Demikian agar menjadi maklum.

 An. KEPALA KEJAKSAAN TINGGI

JAWA BARAT

ASISTEN INTELIJEN,


ttd



24 komentar:

  1. Syukron wa jazakumullah atas posting artikel ini saya mendapat pemahaman awal (ma'lumat sabiqah) mengenai aliran ini. Di Bengkulu sedang disoroti pergerakan aliran ini. Salam kenal dan semoga Allah meridhoi kita semua. Amiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasi artikel ini membuat saya bingung sudah lama saya di ajarkan oleh AKI tidak ada melarang beribadah malahan sholat tetap wajib puasa itu wajib yah kalo orang gila wajar di suruh gk sholat toh di sakit jiwa

      Hapus
    2. Assalamua'alaikum Wr.Wb. Saya tidak ingin berkomentar tentang AKI, karena itu sudah jelas fatwanya. Di Jl. Darussalam Rt.01/12 Kelapadua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur ada aliran yang mirip namanya ABI ( Amanah Bimbingan Ilahi). Pemimpinnya memang mecoba menampung ummat dari berbagai aliran agama, melarang ummatnya untuk sholat dan berpuasa. Hanya cukup beristighfar setiap malam minggu lepas jam 12 malam, dan mengubah salam anggotanya dari assalamua'alaikum menjadi Allahuakbar. Terdengar memang masih mirip Islam karena dalam sila pokoknya memang masih ada syahadat, dan mendukung persatuan dan kemanan RI. Tapi dalam praktenya pemimpinnya, Herry Sukendro - mantan anggota Polri, dia sendiri mengaku nabi dan menurut orang yang pernah tertipu oleh dia bahkan mengaku tuhan. Retorikanya, kalau bersyahadat atau bersaksi tentu harus melihat, sedangkan Allah dan Muhammad tidak terlihat, sedangkan Pak Herry itu terlihat, nah kamu mau ikut yang terlihat atau yang tidak. Selain dilarang sholat dan puasa, ummatnya juga nyaris diperbudak oleh orang ini. Aliran ini juga seringkali mengadakan pengobatan terhadap orang-orang yang sakit yang mendengar dari mulut ke mulut bahwa Pak Herry ini bisa mengobati. Penyembuhan diukur oleh besar kecilnya pasien pengorbanan yang diberikan oleh pasien spt: berkorban dengan ayam, Ikan, kambing dsb. dan sejumlah biaya tertentu. Hampir nyaris samar kalau tidak benar-benar melongok dari dalam. Mirisnya lagi beliau terpilih jadi ketua Rt.01/012 Kelapadua Wetan dan sebentar lagi mungkin untuk periode kedua. Dengan jabatannya ini, pergaulan di RW 12 semakin baik dan semakin banyak orang tergoda masuk kedalam aliran ABI ini. Mohon kepada Saudara-Saudara seaqidah mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan. Mungkin bisa menyelidiki lebih dalam dan melaporkan aliran ini kepada Aparat Pemerintahan bidang terkait. Sekian informasi dari saya mudah-mudahan kita selalu dalam taufik dan hidayah Allah SWT. Amiin. Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

      Hapus
  2. kalau dulunya bejat,kemudian masuk ke AKI ini apa dikatakan sesat????

    BalasHapus
  3. terkecuali masuk AKI yg dulunya bejat hasilnya tambah bejat ya memang sesat...tapi jika sbelum msuk AKI bejat kemudian masuk AKI tertata kepribadiannya apa masih dikatakan bejat???? apa dikatakan sesat????
    INDONESIA INI SANGAT BELUM MAJU PEMIKIRANNYA KARNA DIHUNI MANUSIA2 YG MERASA BERHAK MEMVONIS SESAT....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah sesat dong, gan, sebab bertentangan dengan ajaran Qur'an & Hadits Shahih.
      Elo gimana sih, semua yang bertentangan dengan Qur'an & Hadits Shahih, = Sesat!

      Hapus
    2. terimakasi artikel ini membuat saya bingung sudah lama saya di ajarkan oleh AKI tidak ada melarang beribadah malahan sholat tetap wajib puasa itu wajib yah kalo orang gila wajar di suruh gk sholat toh di sakit jiwa

      Hapus
    3. asalammualaikum,
      ajaran ni membimbing smua nya ke jln yg bgus tp ko ,sbgian mengatkan ajaran aki sesat dimna ltak sesatnya,puasa wajib dikerjakan sholat jga wajib jd yg mna yg d,nmakan ajaran aki ajaran sesat

      Hapus
  4. Subhanallah..... dijaman yg sudah serba modern masih ada saja yg berpikiran "kolot". Dengan gampang menyatakan orang lain sesat, dengan mudahnya menuduh orang lain salah, tidak melihat ke dirinya sendiri, apakah dirinya sudah merasa paling benar? merasa dirinya paling beriman?. SAYA TAHU DAN MENGENAL AKI DAN MENJADI JAMAAH AKI dari tahun 1990 s/d sekarang, dan kehidupan saya alhamdulillah baik-baik saja. Saya merasa lebih nyaman bergaul/ bersosialisasi dengan siapapun tanpa memandang suku, agama, warna kulit, kaya-miskin dsb. Saya berjamaah di masjid pun tidak masalah, jadi bertaubatlah yang sudah menghujat AKI.

    BalasHapus
  5. Saya sangat-sangat prihatin dengan kehidupan beragama di Indonesia, saling menghujat dan saling merasa dirinya paling benar tapi dirinya tidak menjalankan Kebenaran Allah dengan baik & ikhlas. Tidak benar di AKI dilarang Sholat, malah sangat dianjurkan wajib bertaubat, Sholat, berpuasa, bersedekah, berqurban, dan wajib berbuat baik kepada siapapun karena hakekatnya semua manusia adalah makhluk dan hamba Allah. Masalah sesat tidaknya adalah ulah "OKNUM". Kalaupun ada umat AKI yang dibantai massa sampai meninggal, itu membuktikan di AKI tidak diajarkan perilmuan (ilmu beladiri, kekebalan dsb). Karena tidak seorang Nabi pun yang mengajarkan ilmu kekebalan, pengasihan,penglaris dsb. Dari riwayat tentang nabi-nabi yang selamat dari marabahaya hanya atas mu'jizat Allah SWT. Ilmu kekebalan, jimat-jimat adalah ulah syetan yg menyesatkan. Walaupun izim/ jimat-jimat bertuliskan lafal AL-Quran sekalipun, tetap sesat!! AL-Quran buat dibaca dan dikaji maknanya dan diamalkan dalam kehidupan di alam fana ini. Permohonan apapun hanya satu yaitu kepada ALLAH SWT. Di dalam AKI lebih mengarahkan agar kita kembali kepada fitrahnya manusia sebagai umat dan hamba Allah, bertaubat minta ampunan dan selalu berdzikir asma Allah " Ya Allah" setiap detik dan setiap nafas, apakah itu sesat?? Ada ORMAS Islam yang sering bertindak anarkis kenapa tidak dihujat? kenapa tidak diberi bimbingan yang baik? malah dibiarkan tumbuh subur, Astaghfirullohhal'adziim.... Kalo boleh tanya, ngapain saja orang-orang yang mengaku dirinya ulama, ustadz, kiyai dsb? apakah cuma mikirin materi? mikirin duit? setiap dapat panggilan ceramah. Saya menyaksi sendiri orang-orang yang bertaubat di AKI, ada dukun, preman, tukang tipu, pencopet,dll. sampai koruptor yang bertaubat juga ada. Singkatnya tak kenal maka tak sayang, jadi kenalilah tentang AKI dan berjamaahlah. Kenalilah siapa dirimu yang sesungguhnya maka kamu akan mengenal siapa Tuhanmu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah bagus sekali kang miink komentarnya.. Jadi pengen tau maksud dan tujuan dari ajaran AKI nih.? Lalu sejauh mana pemahaman di AKI tentang Muhammad dan ILLAHI.? serta dapatkah kita ketemu dengan ALLAH di kehidupan sebelum mati ini setelah kita ikut ajaran AKI.?
      Maaf sebelumnya kang miink yg baik, saya sama sekali tidak bermaksud mencoba atau ngetes. Tapi ini murni atas dasar keingin tahuan saya, mudah2an ALLAH meridhoi kita semua.
      Trmksh, Wassalam.

      Hapus
    2. terimakasi artikel ini membuat saya bingung sudah lama saya di ajarkan oleh AKI tidak ada melarang beribadah malahan sholat tetap wajib puasa itu wajib yah kalo orang gila wajar di suruh gk sholat toh di sakit jiwa


      wah bagus sekali pertanyaan itu tapi sayang saya hanya yakin nabi kita nabi ni shalawat tanya saja sama pengurus wakil cabang web ini wkwkwkwkkw ketu ALLAH sebelum mati mikir aja sama otak lo bisa nga kalau sudah gila tuh jawab

      Hapus
  6. Allahuakbar 3x. Astagfirulloh, Biarkan pembaca yang menilai setelah membaca komentar2 tadi, saya yakin orang2 AKI akan tetap berjuang menjalani hidup ini dan mengutamakan Akhirat tinimbang Duniawi. AKI (bukan aliran Pemred)tapi komunitas yang mempunyai Sesepuh (Pengayom) yang terebar di seluruh Indonesia yang menampakkan Islam sebagai agama yg Rahmatan Lil Alamin. Oiya.. yang menulis artikel ini tahu tentang AKI berarti cuma kulitnya dan smoga tidak mengingkari Bukti2 nyata yang kelihatan mata. Amiin.

    BalasHapus
  7. saya bukan orang AKI tapi saya tau apa yang di bawa AKI . saya tau dari perubahan temen saya yang sangat drastis dan saya tidak pernah melihat ada yang menyimpang ??? dari awal masuk sudah di tuntun 2 kalimat syahadat , di ikrar janji setia bakti kpda allah ,, dll .. wajar saja kalau ada yang mengatakan sesat karena mereka gak tau. karna masih membawa merasa benar. itu yang susah .. coba deh di check langsung aja , jangan asal tuduh dulu .. islam itu indah kawan .. rosulullah gk pernah memvonis orang sesat kawan .. bykan kah sperti itu ???? slah bner hnya allah yg tau .. kita hanya brtugas menyelmatkan sesama , bukan memvonis atau mengolok2 mereka atau menghakimi mereka dengan cara kita sendiri .. mari kita berfikir suadara ku sbangsa dan setanah air

    BalasHapus
  8. gw dulu pernah masuk AKI (dulu).
    jujur pertama2 gw di AKI gw selalu ragu, benar atau salahkah klw gw disini.
    lama2 ragu gw ilang, melihat hal yg di ajarkan selalu positif. silaturahmi, tafakur, tertip, zikir AL*** setiap saat.
    ngk ada jimat2an, ngk ada keris-kesisan.

    sampai, tiba-tiba terlintas dipikiran gw. "silaturahmi, tafakur, tertip, zikir AL*** setiap saat WAJIB ngk boleh ditinggalkan sekalipun, tp kenapa ngk pernah membahas sholat itu lebih wajib dari semuanya, karna itu tiang agama.
    trus, saat di kasih tugas, ngk boleh mandi selama 3 hari bahkan lebih.
    emangnya kalw kita sholat wudhu kita sudah dapat membersihkan najiz kecil & najis besar? "kok tugasnya ngk boleh mandi?"
    pasti smua org yg pernah masuk aki pernah dapat tugas ini setelah mandi lapat.
    pertanyaan gw : gimana mungkin sholat kita bisa diterima jika kita tidak bersih dari najis besar dan kecil?
    sumpah, gw ngk pernah mengatakan klw ajaran ini sesat.
    gw cuma ragu dan tidak yakin.
    mohon bisa diterima dan ditanggapi dengan positif,.. thnks..

    BalasHapus
  9. AKI itu sesat,,sdh jelas Pemerintah mengharamkanny, knp msh ragu kl AKI itu sesat? Aq tw AKI, krn smpt jd jamaahnya, bkn msalah tuduh menuduh atw ga kenal maka ga sayang,,jelas AKI itu sesat, AKI meMang ga pnah melarang adanya sholat n puasa, tp kl org ga sholat asal inget Allah jg gpp?(Cb Maksudny gmn? Pdahal shalat itu sbg pembeda antara org beriman dan kafir), fikir aja sndiri pake fitrah yg benar? Cari ayat d al qur'an ttg Shalat n ibadah lain? Jgn cari dalil dr imam AKI krn jawabannya itu pasti sbuah doktrin.. Hampir smw ibadah yg di anjurkan ajaran AKI itu ga ada tuntunannya dr Rasulullah, kl mw ibadah jgn stengah2.. wallahu a'lam bisshowab

    BalasHapus
  10. NU pake acara diluar sunah ga pernah dibilang sesat. muhamadiyah juga dibilang sesat. setiap manusia berhak buat memilih agama tanpa paksaan dan terpaksa. cuma cara setan yang suka membuat cemas. bukan manusia yang berhak meyatakan sesat. ahli tasawuf juga dibilang sesat. halaj dan jenar dan yang lainya juga. islam saat ini pemeluknya kebanyakan sok bener. islam agama dan yang non muslim produk allah diwarisi setiap rosul pada setiap jaman. perdebatan sholat cuma bikin pecah persatuan umat. masalah kecil digede gedein. pelajari dan bawa saksi supaya tidak terjadi fitnah. memutuskan hukum perkara sesorang ga gampang. apalagi itu masalah yang berkaitan dengan agama. agama islam yang ada di indonesia ane pernah silahturahmi. menurut ane sih positif thinking aje. kecuali yang mengarah teroris ane ga setuju. agama diturunkan bukan untuk kebencian. sekian dan terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aki di sumatra suda masuk.... saya mendapat kertas yang sudah di ubah masalah saksi kita kepada allah muhammad .... alasannya itu untuk agama yg lain kan aneh tu.... yang saksi tidak dimengerti seperti ini.... aku bersaksi tiada tuhan selain allah... dan aku bersaksi bahwah roh kudus yesus kristus adalah utusan allah... na'uzubillah minzalik...... kenapa kanjeng nabi muhammad di ganti dgn roh kudus.... enak sekali mencampur adukan sarat2 msuk islam... berfikirlah kalian.....

      Hapus
  11. klu semua merebut paling benar, gini aja gue aja yg sesat. neraka biar aku tempati sendiri. klu yg mau masuk harus ngontrak pada saya. hahaha , gitu aja kok repot

    BalasHapus
  12. waduh, apa kah kalian ni sadar ga pa yg kalian bilang sesat,, perkenal kan nama saya m.darmalius, saya jg pengikut aki sejauh perjalanan saya di aki saya ga menemukan adanya yg sesat dari ajaran aki,,sbelum kalian bilang aki itu sesat ada baik nya kalian rasakan, jalani dulu di aki,,sebab yg jadi musuh kalian tu bukan umat aki aja tapi allah jg,,

    BalasHapus
  13. Aki?? Ada ya dalam islam sebuah aliran pke singkatan??

    BalasHapus
  14. Menurut yg sy dengar.. Aki itu ada acara pewarisan disuruh mandi, kemudian bayar pke uang atau kata lain mahar.. Trus waktu tafakur disuruh lepas jilbab dan pkaii mukenah, dan sebagainya., klo di teliti lg semua itu tidak ada dalam al'quran apa lg dgn tafakur dan yg lain itu sama saja dgn sholat. itu jelas salah!! Harap semua cari dan telitii lbh dalam lg.. Memang aki mengajarkan kebaikan akan tetapi caranya yg sesat. Intinya walaupun mengajarkan kebaikan tp jika dikemas dgn cara yg salah tetap saja salah ato sesat. Sebaiknya pelajari islam yg sbenarnya sesuai al'quran arti nya pahami isi al'quran maka kita gak perluu berguru kmn pun..

    BalasHapus
  15. Buat pengikut aki . . Ane mau nanya siapa ya gurunya aki syamsu ??? . . Silsilah gurunya . . Ada yg tau ???

    BalasHapus
  16. Intrspeksi diri aja dulu bung baru bilang org sesat jngan asal menjustice kita ini manusia biasa bukan malaikat

    BalasHapus