MEDIA ONLINE RESMI MAJELIS WAKIL CABANG (WCNU)NU KECAMATAN CIPAYUNG KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR

Rabu, 12 September 2018

SULAMUT TAUFIQ; CARA TAUBAT

Cara Taubat

Cara Taubat

Cara Taubat

Cara bertaubat pada Allah menurut kitab Sullamut Taufiq ada tiga tahap yaitu menyesali yang telah dilakukan, meninggalkan perbuatan dosa tersebut dan berjanji dalam hati untuk tidak mengulanginya lagi. Apalagi kesalahan itu terkait hak sesama manusia, maka harus meminta maaf pada orangnya juga.

Nama kitab: Terjemah Sullamut Taufiq ila Mahabbatillah alat Tahqiq
Pengarang: Habib Abdullah bin Husin bin Thahir

Pasal: Cara Taubat

فَصْلٌ : في التَّوْبَةِ

تَجِبُ التَّوْبَةُ مِنَ الذُّنُوبِ [صَغِيرِها وكَبِيرِها] فَوْرًا على كُلِّ مُكَلَّفٍ، وهي: [1] النَّدَمُ، [2] والإقْلاعُ، [3] والعَزْمُ على أنْ لا يَعُودَ إلَيْها، و[لا يُشْتَرَطُ] الاسْتِغْفارُ [بِاللِّسانِ] ، وإنْ كانَ الذَّنْبُ تَرْكَ فَرْضٍ قَضاهُ، أو تَبِعَةً لِآدَمِيٍّ قَضاهُ أو اسْتَرْضاهُ.

Kewajiban bagi setiap orang mukalaf (muslim yang baligh) untuk segera bertaubat dari segala dosa kecil dan besar yaitu (dengan cara): menyesal, meninggalkan dosa, dan berniat untuk tidak mengulanginya. Tidak disyaratkan istighfar atau memohon ampun secara lisan. Apabila dosa itu berupa meninggalkan kewajiban maka harus diqadha (dilunasi) atau dosa hak sesama manusia maka ia harus melunasi atau meminta kerelaannya.

Penutup

خاتِمَةٌ

انْتَهَى ما قَدَّرَ اللهُ جَمْعَه، وأَرْجُو منه سُبْحانَهُ أنْ يُعِمَّ نَفْعَه، ويُكثِرَ في القُلُوبِ وَقْعَه، وأَطْلُبُ مِمَّنِ اطَّلعَ عليه مِنْ أُولِي المَعْرِفَةِ ورَأَى فيه خَطَأً أو زَلَلاً أنْ يُنَبِّهَ على ذٰلك، بِالرَّدِّ الصَّرِيحِ، لِيَحْذَرَ النّاسُ مِنَ اتِّباعِي على غَيْرِ الصَّوابِ، فَالحَقُّ أَحَقُّ أنْ يُتَّبَعَ، والإنْسانُ مَحَلُّ الخَطَأِ والنِّسْيانِ.

﴿رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالإِيمَانِ وَلا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ ءامَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ﴾، اللّٰهُمَّ مَغْفِرَتُكَ أَوْسَعُ مِنْ ذُنُوبِنا، ورَحْمَتُكَ أَرْجَى عِنْدَنا مِنْ أَعْمالِنا، ﴿سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ * وَسَلامٌ عَلَى المُرْسَلِينَ * وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ﴾ - آمِينَ.

Usai sudah apa yang telah ditakdirkan Allah terhimpun dan aku berharap dariNya Yang Maha Suci agar memberikannya manfaat secara merata dan memperbanyak kedudukannya dalam hati juga aku berharap ada seseorang yang rela menelaahnya dari kalangan cendekiawan dan apabila ternyata melihat kesalahan atau kekeliruan yang ada di dalamnya agar mengingatkan hal itu dengan pembenaran yang jelas, supaya orang lebih berhati-hati mengikuti perkataanku pada hal yang tidak benar karena kebenaran itu lebih berhak diikuti.

Sedangkan manusia adalah tempat kesalahan dan lupa. Wahai Allah swt ampunilah kami dan saudara kami yaitu orang-orang yang telah mendahului kami dengan membawa iman, dan janganlah Engkau jadikan dalam hati kami sebagai kebencian terhadap orang-orang yang beriman.

Wahai Tuhan kami sesungguhnya Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Allah swt ampunanMu yang paling luas dibanding dosa-dosa kami dan RahmatMu lah yang aku harapkan di sisi kami. Maha Suci Tuhanmu Ya Nabi Muhammad yang menguasai kemuliaan jauh dari orang banyak, juga kesejahteraan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah yang menguasai seluruh alam.[alkhoirot.org]

Biografi Pengarang Kitab Sullam Taufiq

ترجمة المؤلف عبدالله بن حسين بن طاهر باعلوي

عبدالله بن حسين بن طاهر باعلوي. (H 1191 - 1272 /M 1777 - 1855 )
ولد في مدينة تريم (حضر موت - اليمن) وتوفي في مسيلة آل شيخ (تريم - حضرموت).
عاش في اليمن، والحجاز.

تلقى معارفه في معاهد العلم والثقافة بمدينة تريم فأحرز بعض العلوم على يد علمائها ومشايخها، وتزود من العلوم العربية والفقهية أثناء مكوثه بالحجاز الذي امتد عدة أعوام، حتى أصبح شخصية علمية في زمانه، وكان لأخيه طاهر أثر كبير في تربيته وتأديبه واطلاعه على الكثير من العلوم.

عمل معلمًا ومرشدًا دينيًا وواعظًا فاجتمع له العديد من الطلاب والمريدين من شتى البقاع في مدينة حضرموت وغيرها.

كان في طليعة الزعماء ممن مهدوا للثورة الوطنية على مروجي الفوضى والفساد في مدينة حضرموت، وكان من المبادرين إلى حمل السلاح والدعوة إلى مبايعة أخيه طاهر على خلافة حضرموت.
Ia bernama Abdullah bin Husain bin Tohir Ba Alawi. Ia lahir di Tarim, Hadramaut, Yaman pada 1777 M bertepatan dengan 1191 Hijriah dan wafat pada 1855 Masehi atau 1272 Hijriah. Ia hidup di Yaman dan Hijaz.

Ia belajar di sejumlah mahad ilmu di kota Tarim di bawah para ulama dan masyayikh di sana. Ia menambah keilmuannya di Hijaz selama beberapa tahun sampai menjadi ulama di zamannya. Saudaranya, Tohir, mempunyai pengaruh besar dalam mendidik berbagai macam ilmu.

Ia menjadi seorang pengajar, mursyid dan pendakwah sehingga memiliki banyak pelajar dan murid (tarekat) dari berbagai kawasan Hadramaut dan lainnya.

Syarah Sullamut Taufiq

شرح سلم التوفيق

مرقاة صعود التصديق في شرح (سلم التوفيق لمحمد بن عمر نووي الجاوي البنتني
شرح كتاب سلّم التوفيق إلى محبة الله على التحقيق للشيخ عبد الله باعلوي لعبد الله الهرري 

Ada dua kitab syarah sullamut taufiq yaitu:
- Mirqat Shu'ud Al-Tashdiq fi Syarhi Sullamit Taufiq karya Muhammad bin Umar Nawawi Al-Jawi Al-Bantani

- Syarah Kitab Sullamit Taufiq ila Mahabbatillah alat Tahqiq karya Abdullah Al-Harari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar